LEBAK, CNO – Upaya memperkuat literasi hingga ke pelosok daerah terus dilakukan pemerintah pusat.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI menggelar Diseminasi Program Penerjemahan di Kabupaten Lebak, Jumat (9/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bentuk kemitraan strategis antara Kemendikdasmen dengan Komisi X DPR RI dalam mendorong pemberdayaan bahasa dan sastra di daerah.
Acara tersebut menghadirkan sejumlah tokoh penting. Di antaranya Anggota Komisi X DPR RI Bonnie Triyana, Plt. Kepala Pusat Pemberdayaan Bahasa dan Sastra Kemendikdasmen Dony Setiawan, Tokoh Masyarakat Ubaidilah, serta Kepala Kantor Bahasa Provinsi Banten Devyanti Asmalasari.
Dalam paparannya, Bonnie Triyana menegaskan bahwa program penerjemahan bukan sekadar alih bahasa, melainkan jembatan untuk memperluas akses pengetahuan.
Menurutnya, penerjemahan juga menjadi sarana efektif untuk mempromosikan karya-karya lokal agar bisa dikenal lebih luas, bahkan hingga mancanegara.
“Sinergi antara lembaga legislatif dan kementerian ini mampu mempercepat pemerataan literasi hingga ke pelosok daerah,” ungkap Bonnie di sela diskusi.
Sementara itu, Kemendikdasmen melalui Kantor Bahasa Provinsi Banten menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penerjemahan literatur-literatur yang relevan.
Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat penguatan bahasa dan sastra, khususnya di wilayah Banten.
Melalui forum diseminasi ini, para pemangku kepentingan berharap terbangun kolaborasi yang lebih solid dalam mendukung kebijakan pendidikan nasional yang inklusif dan merata.
M.Ubik
