LEBAK, CNO – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak melalui Bidang Bina Marga bergerak cepat melakukan normalisasi saluran drainase di kawasan perkotaan Rangkasbitung. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi genangan dan banjir menjelang musim hujan.
Kepala Bidang Bina Marga PUPR Kabupaten Lebak, Hamdan, mengatakan kegiatan difokuskan pada pembersihan sedimen, tumpukan sampah, serta perbaikan gorong-gorong yang mengalami penyumbatan dan penurunan fungsi.
“Perbaikan drainase ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi saluran yang berada di bawah trotoar kawasan perkotaan. Pembersihan sedimen dan sampah diharapkan dapat memperlancar aliran air, sekaligus mengurangi potensi gangguan drainase saat curah hujan meningkat,” ujar Hamdan, Selasa (27/10/2026).
Hamdan menjelaskan, normalisasi tersebar di empat titik strategis di pusat kota:
- Jalan Multatuli sepanjang 100 meter
- Jalan Iko Jatmiko sepanjang 50 meter
- Jalan RT Hardiwinangun sepanjang 50 meter
- Jalan Ir. H. Djuanda* sepanjang 100 meter
Dengan demikian, total panjang penanganan mencapai 300 meter.
Pekerjaan sudah dimulai sejak Senin (26/10/2026) dan ditargetkan rampung dalam satu minggu ke depan, menyesuaikan kondisi di lapangan.
Selain pembersihan, petugas juga melakukan perbaikan konstruksi pada beberapa titik saluran yang rusak. Hamdan menegaskan, upaya pemerintah tidak akan optimal tanpa dukungan warga.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke saluran drainase. Menjaga kebersihan saluran merupakan tanggung jawab bersama demi mengurangi risiko penyumbatan dan menciptakan kenyamanan di kawasan perkotaan,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, PUPR Lebak berharap sistem drainase kembali berfungsi optimal dan menjadi bagian dari kesiapan infrastruktur Kabupaten Lebak menghadapi musim hujan 2026.
M.UBIK
