LEBAK, CNO — Usulan masyarakat adat Kecamatan Sobang agar Puskesmas Sobang naik kelas menjadi Puskesmas Rawat Inap langsung direspons Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak.
Tak hanya dicatat di atas kertas, Sekretaris Dinas Kesehatan Lebak, Endang Komarudin, turun langsung ke lapangan meninjau kondisi Puskesmas Sobang, Jumat (18/9/2026).
Langkah cepat ini bermula dari surat resmi masyarakat adat Kasepuhan kepada Bupati Lebak pada 7 September 2026. Dalam surat itu, warga meminta peningkatan status Puskesmas karena alasan geografis, jauhnya akses ke rumah sakit rujukan, dan tingginya kebutuhan pelayanan dasar di Sobang.
“Hari ini saya langsung meninjau ke lokasi. Kami sedang mengupayakan agar fasilitasnya segera ditingkatkan, terutama untuk rawat inap,” ujar Endang.
Menurutnya, peninjauan ini adalah bukti bahwa aspirasi tokoh adat tidak berhenti sebagai usulan, melainkan mulai ditindaklanjuti.
Di sisi lain, Kepala Puskesmas Sobang, H. Dede Sunarya, menyambut baik dorongan tersebut. Ia mengaku telah melakukan inventarisasi kebutuhan untuk menuju rawat inap.
“Kami terima masukan dari para tokoh adat. Kami ingin yang terbaik untuk warga Sobang,” kata Dede.
Ia menegaskan, keterbatasan fasilitas tidak menyurutkan komitmen tenaga kesehatan.
“Meski belum ada rawat inap, kami tetap sepenuh hati memberikan pelayanan maksimal kepada warga,” pungkasnya.
Dengan adanya komunikasi terbuka antara warga adat, Puskesmas, dan Dinas Kesehatan, harapan warga Sobang untuk mendapatkan layanan kesehatan yang lebih dekat dan layak kini mulai menemukan titik terang.
M.ubik
